Visi
“Kelestarian ekosistem demi terwujudnya keberlanjutan ekologis”
Fritjof Capra dalam bukunya “The Web of Life: A New Scientific Understanding of Living Systems”. Pendekatan kunci dalam gerakan ekologi ialah keberlanjutan (sustainable). Ia lalu mengutip definisi untuk menggambarkan keberlanjutan oleh Lester Brown ‘Sebuah masyarakat yang mampu mempertahankan kehidupan tanpa mengurangi prospek generasi-generasi masa depan’.
Ekologis yang dimaksud adalah mengacu pada konsep deep ecology yang dikembangkan oleh Arne Dekke Naess. Diperkanalkan pertama kali pada tahun 1973 dalam karyanya “The Shallow and the Deep, LongRange Ecology Movement”. Menurut Naess, deep ecology (ekologi dalam) dapat dipahami sebagai gerakan dalam merespon krisis ekologis yang terjadi akibat ekploitasi sumber daya alam secara berlebihan.
From Conversation to Conservation
Sebab konservasi merupakan upaya bersama, melalui kata ‘con’ yang berarti bersama, serta ‘serve’ yang bermakna menjaga.
